KesusastraanBali Anyar dapat dibedakan berupa : (a) Satua Bawak (Cerpen), (b) Satua Dawa (Novel), (c) Puisi Bali Anyar , dan (d) Lelampahan (Drama). c tembang dan gancaran serta bagaimana mengapresiasi atau menganalisis dan untuk puisi dan gancaran kami juga mencari unsur-unsur intrinsik yang terkandung didalamnya. Adapun contoh tembang
UNSURINTRINSIK A. Tema : Persahabatan dan cinta. B. Amanat : Sekali menemukan wanita, dia (Dira) akan setia seumur hidupnya. antukna jadi milu aub néangan pakasaban anyar di satengahing ngaliudna jalma anu daratang ti suklakna ti siklukna. kebahagiaanku, kesakitanku dengan bentuk cerita, puisi dan lagu. semoga blog ini bermanfaat bagi
SESELEHTATA WANGUN JERONING PUISI (UNSUR INTRINSIK) LAN KAJATIAN GUNA SARAT PAGURON-GURON (NILAI PENDIDIKAN KARAKTER) SAJERONING PUISI BALI ANYAR RING PANGKAJA SARI KELAS IX ., ni putu mirah yunisa putri; ., I Ketut Paramarta, S.S.,M.Hum.; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
FAIZI, M and , Dr. Faruk (2004) Metafora dalam Puisi-puisi Afrizal Malna. UNSPECIFIED thesis, UNSPECIFIED. , FAJAR, Tubagus Regiasa and , Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP.,MSc.,PhD (2004) Hubungan antara perkembangan kawasan di sepanjang jalur alternatif Jakarta-Kabupaten Lebak dengan peningkatan pendapatan masyarakat sekitarnya.
Beberapahal yang berkaitan dengan apresiasi puisi adalah pemahaman terhadap unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik puisi meliputi tema, diksi, bait/larik, rima, makna, amanat. Adapun unsur ekstrinsiknya adalah latar belakang penulis, keadaan masyarakat pada saat puisi tersebut digubah, sosial, politik, adat, dan sebagainya.
46.2 M enanggapi berbagai pembacaan Puisi Bali Anyar sesuai dengan Uger-uger Ngwacen Puisi. 4.6.3 M enemukan unsur intrinsik yang terdapat pada Puisi Bali Anyar yang dibacakan. Udiana Sastra Ring bab puniki, alit-alité kaicén makudang-kudang téks puisi Bali Anyar sané prasida taler kaanggén conto ri kala ngripta, nyurat,
Label Puisi Bali Anyar. Selasa, 15 Juni 2021. Game Edukasi Unsur Intrinsik-Ekstrnsik Puisi Bali Anyar; Game Edukasi Tata Cara Ngwacen Puisi; Kamus Bahasa Bali-Indonesia; Label. Darma Wacana (1) Game Edukasi (4) Hasil Karya Siswa (1) Materi Basa Bali SMP Kelas 8 (6) Penampén (2) Pidarta (1)
BacaJuga. Download 40 kumpulan soal ulangan harian dan soal PTS Beserta Jawabannya PKN kls XI SMA dan SMK tahun pelajaran 2020. 4O SOAL TERBARU PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KLS 11 SEMESTER GANJIL. Latihan Soal Bahasa Inggris Kls XI Semester Ganjil. a.
Unsurunsur yang tersurat dalam struktur penulisan puisi Bali modern dapat dirinci berupa unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik meliputi; judul, baris, kalimat, enjambemen, tema (pesan), sajak (rima), perasaan (emosional), diksi, gayabahasa, tipografi. a. Judul: Penulisan judul puisi menggambarkan keseluruhan isi puisi.
Unsurunsur Puisi Bali Anyar dan penjelasannya Unsur unsur Puisi Bali Anyar dan penjelasannya. Lihat jawaban (3) Pertanyaan lainnya di B. Daerah. Sebutkan 40 wadai (kue) khas banjar tolong ya 27.08.2018 15:33. 2; B. Daerah. Rekmane ngembang bakung, yen pipine.. 01.12.2015 12:43. 3; B. Daerah
Umumnyapuisi 4 seuntai.\- Di setiap baris atasnya sebuah gatra atau kesatuan sintaksis.\- Di setiap gatra terdiri dua kata, pada umumnya 4 sampai 5 suku kata. Unsur dan Struktur PuisiMengenali jenis dan ciri-ciri puisi tentunya belum lengkap tanpa mengenal unsur-usnurnya. Puisi memiliki 2 unsur yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
ReadKelas 08 smp basa sunda guru by P'e Thea on Issuu and browse thousands of other publications on our platform. Start here!
Yé ning rerehang ring panglimbak kasusastraan, Puisi Bali anyar ng a ranjing ring s ajeroning sinalih tunggil k e susastraan Bali anyar. Sané kabaos k e susastran Bali Anyar inggih punika saluir reriptan pangweruhan utawi pangajah-ajah mautama, sané mabasa Bali Anyar, inggian sané kasurat nganggén aksara Bali miwah huruf Latin. K e susatran Bali anyar kakawitin antuk nov é l "Nemo é
PDF| Pada penelitian ini aspek yang dianalisis yaitu unsur intrinsik dalam sebuah cerita pendek yang berjudul "Ngalap Sarin Natah". Tujuan dari | Find, read and cite all the research you
Videokaanggen nyarengin alit-alit siswa malajah matei analisis unsur intrinsik puisi Bali anyar.
cXN5sD4. ï»żUnsur-unsur puisi â Puisi menjadi sebuah karya sastra yang digemari semua kalangan. Adapun pengertian puisi secara umum adalah sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, lirik dan menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu. Karya puisi mengandung nilai estetika tersendiri. Orang yang membuat puisi disebut sebagai penyair puisi. Puisi bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni puisi lama dan puisi modern. Tiap jenis puisi tentu memiliki karakteristik masing-masing satu sama lain. Beberapa karakteristik dan ciri-ciri puisi antara lain penulisan dalam bentuk bait yang terdiri dari baris-baris, diksi yang digunakan bersifat kias dan indah, penggunaan majas sangat dominan, pemilihan diksi mempertimbangkan rima dan saja serta setting, latar dan tokoh tidak ditonjolkan dalam pengungkapan. Dalam puisi, terdapat juga unsur-unsur pembentuknya, baik unsur intrinsik puisi maupun unsur ekstrinsik. Apa sajakah unsur-unsur puisi? Unsur-Unsur Puisi dan Penjelasannya Unsur-unsur puisi merupakan elemen-elemen yang membentuk sebuah puisi. Terdapat dua macam unsur puisi yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi. Unsur intrinsik membentuk dari dalam, sementara unsur ekstrinsik membentuk dari luar. Unsur Intrinsik Puisi Unsur intrinsik puisi adalah unsur-unsur pembangun puisi dari dalam. Terdapat dua jenis unsur intrinsik puisi yakni unsur fisik dan unsur batin puisi. Unsur Fisik Puisi Unsur fisik puisi termasuk unsur intrinsik puisi. Yang dimaksud unsur fisik puisi merupakan sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Secara umum ada 6 unsur fisik puisi yakni diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa/majas. rima/irama dan topografi/perwajahan. 1. Diksi Diksi merupakan pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya. Puisi adalah bentuk karya sastra yang padat dengan sedikit kata-kata sehingga diksi atau pemilihan kata menjadi sangat penting dan krusial bagi nilai estetika puisi. 2. Imaji Imaji adalah unsur yang melibatkan penggunaan indra manusia, seperti imaji penglihatan, imaji suara dan sebagainya. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara auditif, imaji penglihatan visual dan imaji raba atau sentuh imaji taktil. 3. Kata Konkret Kata kongkret merupakan kata yang memungkinkan terjadinya imaji, Kata konkret bersifat imajinatif sehingga memunculkan imaji, biasanya berhubungan dengan kata kiasan atau lambang. 4. Gaya Bahasa/Majas Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Beberapa macam-macam majas yang sering digunakan Pada puisi misalnya seperti retorika, metafora, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks dan lain-lain. 5. Rima/Irama Rima atau irama merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah atau pada akhir baris puisi. Sementara ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. 6. Tipografi/Perwajahan Tipografi atau perwajahan adalah bentuk puisi yang dipenuhi dengan kata, tepi kiri kanan dan tidak memiliki pengaturan baris. Biasanya pada baris puisi tidak selalu diawali huruf besar kapital serta tidak diakhiri dengan tanda titik. Unsur Batin Puisi Unsur batin puisi juga termasuk dalam unsur intrinsik. Yang dimaksud unsur batin puisi merupakan hal-hal terkait unsur batin dalam pembacaan puisi. Secara umum ada 4 unsur batin puisi yakni tema, rasa/feeling, nada/suasana dan amanat/tujuan. 1. Tema Tema adalah unsur utama pada puisi karena tema berkaitan erat dengan makna yang dihasilkan dari suatu puisi. Pada puisi, sebuah tema menjadi landasan dan garis besar dari isi puisi tersebut. 2. Rasa/Feeling Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial, pengalaman dan psikologi penyair. 3. Nada/Suasana Yang dimaksud nada atau suasana pada puisi adalah sikap penyair terhadap pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa yang ditujukan penyair pada pembaca, bisa dengan nada menggurui, mendikte, nada sombong, nada tinggi atau seolah ingin bekerja sama dengan pembaca. 4. Amanat/Tujuan Pada puisi, amanat atau tujuan merupakan pesan yang terkandung didalam sebuah puisi. Amanat dapat ditemukan dengan memaknai puisi tersebut secara langsung atau tidak langsung. Unsur Ekstrinsik Puisi Unsur ekstrinsik puisi adalah unsur-unsur pembentuk puisi yang membangun dari luar. Adapun yang termasuk unsur ekstrinsik puisi antara lain adalah unsur biografi, unsur nilai dan unsur kemasyarakatan. 1. Unsur Biografi Unsur biografi termasuk salah satu unsur ekstrinsik puisi. Yang dimaksud unsur biografi merupakan latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi. Tentunya pengalaman hidup dari penyair akan mempengaruhi karya puisi yang diciptakan. 2. Unsur Nilai Unsur ekstrinsik puisi berikutnya adalah unsur nilai. Dalam puisi selalu mengandung unsur nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Unsur nilai pada puisi bisa berupa nilai-nilai di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan dan lain-lain. 3. Unsur Masyarakat Unsur ekstrinsik puisi terakhir adalah unsur kemasyarakatan. Yang dimaksud unsur masyarakat ini adalah kondisi dan situasi sosial saat puisi ini dibuat. Unsur masyarakat bisa berupa keadaan lingkungan sekitar hingga situasi politik suatu negara yang bersangkutan. Nah demikian referensi unsur-unsur puisi dan penjelasannya, meliputi unsur intrinsik puisi dan unsur ekstrinsik puisi. Tiap-tiap unsur pembentuk puisi memiliki definisi dan ciri-ciri masing-masing yang membentuk satu kesatuan karya puisi tersebut.
Berikut gambar-gambar mengenai Unsur Intrinsik Dan Ekstrinsik Puisi Bali Anyar. 17 Unsur Intrinsik Puisi Beserta Pengertian Contoh Lengkap Untitled Puisi Bali Anyar Warna Lokal Bali Dalam Novel Sukreni Gaols Bali Unsur Intrinsik Ekstrinsik Kasusastraan Bali Kumpulan Puisi Dan Unsur Intrinsiknya Represeixmsl Dan Slgnifimsl Hemanisme Paulus Yos Adi Riyadi I Pengertian Cerpen Ciri Ciri Cerpen Struktur Cerpen Unsur Kumpulan Puisi Dan Unsur Intrinsiknya Download Mp3 Unsur Intrinsik Puisi 2018 Free Struktur Naratif Dan Penokohan Tokoh Utama Pada Novel Garuda Putih Program Studi Sastra Bali Fakultas Sastra Erepounudacid7321 unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi bali anyar Pengertian puisi adalah suatu karya sastra tertulis dimana isinya merupakan ungkapan perasaan seorang penyair dengan menggunakan bahasa yang bermakna semantis serta mengandung irama, rima, dan ritma dalam penyusunan larik dan baitnya. Beberapa ahli modern mendefinisikan puisi sebagai perwujudan imajinasi, curahan hati, dari seorang penyair yang mengajak orang lain ke dunianyaâ. Meskipun bentuknya singkat dan padat, umumnya orang lain kesulitan untuk menjelaskan makna puisi yang disampaikan dari setiap baitnya. Itulah informasi tentang unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi bali anyar yang dapat admin kumpulkan. Admin blog KT Puisi 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi bali anyar dibawah ini. Analisis Kepribadian Tokoh Bima Dalam Novel Versus Karya Robin Bahasa Indonesia Kelas 9 Unsur Unsur Intrinsik Cerita Pendek Kumpulan Puisi Dan Unsur Intrinsiknya Mikukuhang Sastra Lan Basa Bali Masrana Nyurat Puisi Bali Anyar Kumpulan Puisi Dan Unsur Intrinsiknya Kumpulan Puisi Dan Unsur Intrinsiknya Tong Kiprit Satua Bali Kajian Psikologi Tokoh Utama Cerita Bersambung Tikus Bangkok Karya Obsesi Terhadap Makanan Dalam Novel Aruna Dan Lidahnya Karya Laksmi Untitled Itulah yang admin bisa dapat mengenai unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi bali anyar. Terima kasih telah berkunjung ke blog KT Puisi 2019.
Yuk, kita belajar mengenai unsur-unsur pembangun puisi, yang terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Simak penjelasannya berikut! â Pernah nggak, kamu melihat orang yang sedang membaca puisi? Puisi yang dibacakan terdengar sangat indah, bukan? Kira-kira bagaimana ya caranya agar puisi dapat tercipta dengan indah? Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun puisi yang terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur-unsur inilah yang dapat membangun puisi dari dalam dan dari luar sehingga sebuah puisi dapat menjadi indah. Apa saja sih unsur-unsur pembangun puisi? Yuk, kita cari tahu! Baca juga Cara Membuat Puisi yang Baik dan Benar Unsur Intrinsik Puisi Unsur intrinsik puisi adalah unsur yang terdapat di dalam karya sastra puisi. Unsur intrinsik puisi terbagi menjadi dua yaitu, unsur batin dan unsur fisik. Kita bahas satu per satu, ya! A. Unsur Batin Unsur batin puisi terdiri atas empat unsur, yakni tema, rasa, nada, dan amanat. 1. Tema Tema adalah gagasan pokok yang diungkapkan dalam sebuah puisi. Tema menjadi penentu penyair untuk menentukan diksi dalam puisi. Contohnya, puisi dengan tema kasih sayang seorang ibu kepada anaknya akan memiliki diksi yang berbeda dengan puisi bertemakan perjuangan para pahlawan melawan penjajah. 2. Rasa Rasa adalah ungkapan atau ekspresi penyair kepada sesuatu yang dituangkan ke dalam puisi. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, serta pengetahuan penyair. 3. Nada Nada adalah bentuk sikap penyair terhadap pembaca. Nada memiliki kaitan erat dengan suasana. Penyair dapat menyampaikan puisi dengan berbagai nada. Misalnya, puisi dengan nada sedih dapat membuat perasaan pembaca menjadi iba. Tentu saja hal ini dapat menghadirkan suasana yang penuh kesedihan. 4. Amanat Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca. Melalui puisi yang dibaca, pembaca dapat memperoleh amanat secara tersurat ataupun tersirat. Baca juga Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Strukturnya B. Unsur Fisik Unsur fisik puisi terdiri atas lima unsur, yakni diksi, rima, tipografi, imaji, kata konkret, dan gaya bahasa. 1. Diksi Diksi adalah pilihan kata pada puisi. Fungsi diksi dalam puisi ada dua, yaitu fungsi estetis dan fungsi ekspresif. Fungsi estetis berarti diksi berguna sebagai unsur yang memperindah puisi. Sedangkan fungsi ekspresif berarti diksi berguna sebagai unsur yang membantu penyair mengungkapkan ekspresi yang dimiliki. 2. Rima Rima adalah kesamaan nada atau bunyi. Rima tidak hanya bisa dijumpai pada akhir setiap larik atau baris puisi saja, tetapi bisa juga berada di antara setiap kata dalam baris. 3. Tipografi Tipografi adalah wujud estetik pada bentuk penulisan puisi. Secara umum, sering ditemukan puisi dalam bentuk baris, tetapi ada juga puisi yang disusun dalam bentuk fragmen-fragmen. Bahkan ada juga puisi yang ditulis dengan bentuk yang menyerupai apel, bentuk zig-zag, ataupun model lainnya. 4. Imaji Penyair juga sering menciptakan pengimajian atau pencitraan dalam puisinya. Imaji adalah kata atau rangkaian kata yang dapat memperjelas apa maksud dan tujuan penyair. Pengimajian dilakukan agar puisi mampu menggugah imajinasi pembaca melalui penginderaan. Baca juga 5 Contoh Teks Negosiasi Beserta Jenis & Strukturnya 5. Kata Konkret Kata konkret maksudnya adalah keinginan penyair untuk menggambarkan sesuatu secara lebih konkret atau berwujud. Oleh karena itu, dipilih kata-kata yang membuat segala hal terkesan dapat disentuh dan dibayangkan. 6. Gaya Bahasa Gaya bahasa adalah cara penyair menggunakan rangkaian kata dalam mengungkapkan sesuatu. Dalam sebuah puisi, gaya bahasa banyak dijumpai dalam bentuk rangkaian kata yang bersifat konotatif, berlebihan, bahkan terkesan merendahkan diri. Umumnya, setiap penyair memiliki gaya bahasa tersendiri. Gaya bahasa dalam puisi dapat dilihat melalui majas-majas yang digunakan. Adapun jenis majas yang sering digunakan dalam puisi antara lain, majas personifikasi, majas metafora, majas eufemisme, bahkan tidak jarang penyair menggunakan majas ironi. Eits, intermezzo dulu! Kamu sudah pernah cobain fitur Roboguru di aplikasi Ruangguru, belum? Di Roboguru, kamu bisa menanyakan berbagai macam soal ataupun PR yang sulit, lho! Yuk, cobain! Unsur Ekstrinsik Puisi Unsur ekstrinsik puisi adalah unsur yang terdapat di luar karya sastra puisi. Unsur ekstrinsik puisi terdiri atas tiga unsur, yakni unsur biografi, unsur sosial, dan unsur nilai. Kita bahas satu per satu, yuk! 1. Unsur Biografi Unsur biografi adalah unsur yang berkaitan dengan latar belakang penyair. Latar belakang cukup berpengaruh dalam pembuatan puisi. Misalnya, penyair yang berasal dari keluarga kurang mampu, ketika membuat puisi yang isinya mengisahkan tentang kesulitan hidup, dapat lebih memilih diksi yang merepresentasikan kisah tersebut karena penyair tersebut pernah mengalaminya secara langsung. Begitu pula puisi dengan tema lainnya. 2. Unsur Sosial Unsur sosial adalah unsur yang sangat erat kaitannya dengan kondisi masyarakat ketika puisi tersebut dibuat. Misalnya, sebuah puisi dibuat ketika akhir masa orde baru, maka puisi tersebut akan menggambarkan kondisi masyarakat yang sedang sangat kacau, menggambarkan keadaan pemerintahan yang sangat carut-marut, atau mengandung sindiran-sindiran terhadap pemerintah. 3. Unsur Nilai Unsur nilai adalah unsur yang berkaitan dengan pendidikan, seni, ekonomi, politik, sosial, budaya, adat-istiadat, hukum, dan sebagainya. Nilai yang terkandung dalam puisi menjadi daya tarik tersendiri, sehingga dapat memengaruhi baik buruknya sebuah puisi. Baca juga Mengenal Teks Debat Struktur, Ciri-Ciri & Unsur Contoh Soal 1. Unsur biografi, unsur sosial, dan unsur nilai merupakan unsur-unsur yang terdapat di luar puisi. Unsur-unsur tersebut termasuk dalam unsur⊠batin fisik intrinsik ekstrinsik internal Jawaban D Pembahasan Unsur ekstrinsik merupakan unsur-unsur yang terdapat di luar puisi. Kata kuncinya, âinâ untuk intrinsik yang berarti dalamâ, sedangkan âeksâ untuk ekstrinsik yang berarti luarâ. Unsur batin dan unsur fisik termasuk dalam unsur intrinsik. Maka, jawaban yang tepat adalah D. â Itu tadi penjelasan tentang unsur-unsur pembangun puisi yang terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Semoga penjelasan berserta latihan soal di atas dapat kamu pahami dengan baik, ya. Jika kamu merasa ada materi yang belum kamu kuasai, kamu bisa belajar dengan menonton video-video di ruangbelajar lho! Yuk, daftar sekarang! Referensi Zabadi, Fairul, dan Sutejo. 2015. Bahasa Indonesia Kelas 10. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel ini telah diperbarui pada 13 April 2022.
Unsur â Unsur Puisi â Hello sahabat tahukah anda bahwa puisi menjadi suatu karya sastra yang disukai semua kalangan. Didalam puisi mempunyai unsur penting. Adapun unsur-unsur yang terkandung di dalam puisi sebagai berikut Unsur intrinsik puisi merupakan suatu yang terkandung didalam puisi itu sendiri, dan mempengaruhi puisi sebagai karya sastra. Yang termasuk didalam unsur ini adalah Diksi, Imajinasi, Majas, Bunyi, Rima, Ritme, dan tak lupa yang terpenting yaitu Tema. Berikut penjelasan masing-masingnya Diksi Pilihan Kata. Jika ingin membangun puisi, penyair haruslah memilah kata-kata dengan cermat dengan cara mempertimbangkan makna, komposisi bunyi dalam rima dan irama, kedudukan kata di tengah konteks kata lainnya, dan kedudukan kata dalam puisi keseluruhan. Imaji Daya Bayang. Maksud imajji atau daya bayang ketika membangun puisi ialah penggunaan kata-kata yang konkret atau nyata dan khas yang dapat menimbulkan imaji visual, auditif, maupun taktil. Majas Gaya Bahasa. Majas disebut juga bahasa figuratif. Didalam puisi artinya bahasa yang dipakai penyair untuk menyatakan sesuatu dengan cara yang tidak umum atau menggunakan kata-kata yang bermakna kiasan atau perumpamaan sehingga menjadi lebih menarik dan indah. Bunyi. Bunyi dalam puisi mengacu pada digunakannya kata-kata tertentu sehingga menimbulkan efek nuansa tertentu. Rima. Rima adalah persamaan bunyi atau perulangan bunyi dalam puisi yang bertujuan untuk menimbulkan efek keindahan. Ritme. Ritme dalam puisi mengacu pada dinamika suara dalam puisi agar tidak dirasa membosankan atau monoton bagi penikmat puisi. Tema. Tema dalam puisi mengacu pada suatu ide gagasan pokok yang ingin disampaikan oleh pengarang secara tidak langsung melalui puisinya. 2. Unsur Ekstrinsik Unsur ekstrinsik puisi merupakan unsur yang berada di luar dari puisi dan mempengaruhi kehadiran puisi sebagai karya seni. Adapun yang termasuk didalam ini ialah Aspek Historis, Psikologis, Filsafat, Religious, Biografi, Nilai, dan Masyarakat. Aspek Historis. Artinya aspek ini mengacu pada unsur-unsur sejarah, cerita baik masa lalu ataupun lainnya atau gagasan yang terkandung dalam puisi. Aspek Psikologis. Dari kata psikologis tentu yang ada dipikiran anda adalah sebuah jiwa. Ya benar ini suatu hal yang mengacu pada aspek kejiwaan pengarang yang berada dalam puisi. Aspek Filsafat. Beberapa ahli menyatakan bahwa filsafat mempunyai kaitan erat dengan puisi atau karya sastra lainnya. Tetapi beberapa ahli lainnya menyatakan bahwa filsafat dan karya sastra dalam hal puisi ini tidak saling terkait satu sama lain. Filsafat sendiri mempunyai arti suatu pandangan hidup seseorang terhadap segala sesuatu yang digunakan sebagai ilmu filsafat. Aspek Religius. Puisi mengacu pada tema yang umum diangkat dapat memberikan nilai religius bagi pendengar didalam puisi oleh seorang pengarang. Aspek Biografi. Aspek biografi juga termasuk salah satu unsur ekstrinsik puisi. Biografi sebagai latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi sendiri karena pengalaman hidup dari penyair sendiri akan mempengaruhi karya puisi yang ingin diciptakan. Aspek Nilai. Unsur ekstrinsik puisi selanjutnya ialah aspek nilai. Artinya beberapa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat memberikan dampak positif. Nilai-nilai itu sendiri dapat berbentuk di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan dan lain-lain. Aspek Masyarakat. Yang terakhir ialah aspek kemasyarakatan. Maksudnya ialah bagaimana kondisi dan situasi sosial pada saat puisi ini proses dibuat. Aspek masyarakat ini dapat berupa keadaan lingkungan disekitar sampai ke situasi politik suatu negara yang berkaitan. Demikianlah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca. Baca juga artikel lainnya Contoh Kata Pengantar Proposal Macam â Macam Konjungsi Contoh Hikayat
unsur intrinsik puisi bali anyar